Senin, 22 Desember 2008

Tiga Jalan Untuk Mengatur Wireless LAN



Basic Service


Konfigurasi BSS minimal terdri dari sebuah Access-Point yang terhubung ke jaringan kabel atau internet. Access-Point ini dikenal juga sebagai managed network. Komunikasi antara dua station, misalnya A dan B, harus dari station A ke Acces-Point dahulu kemudian Access-Point mengulang mengirim data ke B. Untuk membangun suatu jaringan dengan server pada konfigurasi ini, server diletakkan pada Access-Point dan station-station lainnya sebagai client


Extended Service Set


Extended Service Set (ESS) terdiri dari beberapa Basic Service Set (BSS) yang saling overlap dan masing-masing mempunyai Acces-Point. Access-Point satu sama lainnya dihubungkan dengan Distributed System(DS). Distributed System(DS) bisa berupa kabel ataupun wireless


Independent Basic Service Set


Konfigurasi Independent Basic Service Set (IBSS) dikenal sebagai konfigurasi independen. Secara logika konfigurasi IBSS mirip dengan jaringan kabel peer-to-peer, dimana komunikasi antar station dapat dilakukan secara langsung tanpa adanya managed network. Jenis IBSS ini dikenal juga sebagai ad-hoc network dan biasanya untuk jaringan wireless dalam ruang yang terbatas dan tidak dihubungkan ke jaringan komputer atau internet yang lebih luas

Soal Dari Purwono Hedradi, M. Kom

Yang dimaksud Teknologi Wireless adalah sistem komunikasi yang menggunakan frekuensi radio, yang memungkinkan transmisi tanpa koneksi secara fisik. Keuntungan penggunaan wireless adalah: Lebih fleksibel, bebas dari masalah pengkabelan, dapat ditempatkan dimanapun, relatif lebih cepat, dan murah.
Dalam topologi wireless terdapat pengertian:


Yang dimaksud Teknologi Wireless adalah sistem komunikasi yang menggunakan frekuensi radio, yang memungkinkan transmisi tanpa koneksi secara fisik. Keuntungan penggunaan wireless adalah: Lebih fleksibel, bebas dari masalah pengkabelan, dapat ditempatkan dimanapun, relatif lebih cepat, dan murah.
Dalam topologi wireless terdapat pengertian:
s="fullpost">pc tidak komunikasi secara langsung melainkan menggunakan perantara access point.Soal Dari Citius Wahyu E. K., S. Kom
Pengertian Chanel dalam Teknologi wireless adalah frekuensi hopping yang bekerja menggunakan hop patern. System frekuensi hopping biasannya menggunakan standard FCC 26, dan beberapa sistem tersebut memperbolehkan patern hop sendiri untuk dibuat.
Tentang mode access point Mode Bridge adalah access point bertindak seperti bridge. Device bridge wireless berfungsi menggabungkan dua atau lebih jaringan.contohnya:


pada sebuah perusahaan yang mempunyai dua gedung yang berjauhan yang berjarak 2 Km, mempunyai jaringan kabel di masing-masing gedung dan mempunyai kelas ip yang berbeda. untuk menghubungkan jaringan di kedua gedung itu tidak mungkin kalau menggunakan kabel, maka cara yang efektif yaitu dengan access point. dengan access point tinggla di setting mode bridge.

Soal Dari Purwono Hedradi, M. Kom

Yang dimaksud Teknologi Wireless adalah sistem komunikasi yang menggunakan frekuensi radio, yang memungkinkan transmisi tanpa koneksi secara fisik. Keuntungan penggunaan wireless adalah: Lebih fleksibel, bebas dari masalah pengkabelan, dapat ditempatkan dimanapun, relatif lebih cepat, dan murah.
Dalam topologi wireless terdapat pengertian:


Yang dimaksud Teknologi Wireless adalah sistem komunikasi yang menggunakan frekuensi radio, yang memungkinkan transmisi tanpa koneksi secara fisik. Keuntungan penggunaan wireless adalah: Lebih fleksibel, bebas dari masalah pengkabelan, dapat ditempatkan dimanapun, relatif lebih cepat, dan murah.
Dalam topologi wireless terdapat pengertian:
s="fullpost">pc tidak komunikasi secara langsung melainkan menggunakan perantara access point.Soal Dari Citius Wahyu E. K., S. Kom
Pengertian Chanel dalam Teknologi wireless adalah frekuensi hopping yang bekerja menggunakan hop patern. System frekuensi hopping biasannya menggunakan standard FCC 26, dan beberapa sistem tersebut memperbolehkan patern hop sendiri untuk dibuat.
Tentang mode access point Mode Bridge adalah access point bertindak seperti bridge. Device bridge wireless berfungsi menggabungkan dua atau lebih jaringan.contohnya:


pada sebuah perusahaan yang mempunyai dua gedung yang berjauhan yang berjarak 2 Km, mempunyai jaringan kabel di masing-masing gedung dan mempunyai kelas ip yang berbeda. untuk menghubungkan jaringan di kedua gedung itu tidak mungkin kalau menggunakan kabel, maka cara yang efektif yaitu dengan access point. dengan access point tinggla di setting mode bridge.

Tiga Jalan Untuk Mengatur Wireless LAn

Basic Service


Konfigurasi BSS minimal terdri dari sebuah Access-Point yang terhubung ke jaringan kabel atau internet. Access-Point ini dikenal juga sebagai managed network. Komunikasi antara dua station, misalnya A dan B, harus dari station A ke Acces-Point dahulu kemudian Access-Point mengulang mengirim data ke B. Untuk membangun suatu jaringan dengan server pada konfigurasi ini, server diletakkan pada Access-Point dan station-station lainnya sebagai client

Extended Service Set


Extended Service Set (ESS) terdiri dari beberapa Basic Service Set (BSS) yang saling overlap dan masing-masing mempunyai Acces-Point. Access-Point satu sama lainnya dihubungkan dengan Distributed System(DS). Distributed System(DS) bisa berupa kabel ataupun wireless


Independent Basic Service Set


Konfigurasi Independent Basic Service Set (IBSS) dikenal sebagai konfigurasi independen. Secara logika konfigurasi IBSS mirip dengan jaringan kabel peer-to-peer, dimana komunikasi antar station dapat dilakukan secara langsung tanpa adanya managed network. Jenis IBSS ini dikenal juga sebagai ad-hoc network dan biasanya untuk jaringan wireless dalam ruang yang terbatas dan tidak dihubungkan ke jaringan komputer atau internet yang lebih luas

Jumat, 19 September 2008

FTP

SETTING FTP SERVER DI BERBAGAI PLATFORM
Diarsipkan di bawah: TUGAS — ahonk3net @ 2:52 am 
Tags: ADMIN JARINGAN
Setting FTP server behind Mikrotik

1 chain=dstnat dst-address=122.129.198.88 action=dst-nat to-addresses=192.168.1.24 to-ports=21

2 chain=srcnat src-address=192.168.1.24 action=src-nat to-addresses=122.129.198.88 to-ports=21
FTP server :192.168.1.24
Ip Public mikrotik : 122.129.198.88
Setting FTP Pada linux


Pendahuluan

Banyak sekali software untuk membuat FTP Server yang sudah ada, baik itu

di platform Windows maupun Linux. Dari mulai yang berbayar sampai yang

gratisan (free). Sedangakn FTP itu sendiri singkatan dari File Transfer Protocol,

atau disingkat dengan ftp yang menggunakan port 21 dan 20, adalah suatu

jalur / media / alat untuk untuk proses transfer file dari suatu server ke server

lain dalam jaringan internet. Protokol ini telah lama ada, Melalui prosedur

inilah para web developer meletakkan file-file kelengkapan websitenya pada

suatu hosting. Dengan ftp web mereka dapat mengerjakan situsnya secara

offline, baru kemudian menguploadnya setelah situs tersebut siap di

luncurkan.

Kali ini dari sekian banyak FTP Server saya hanya akan membahas salah satu

FTP Server yang ada di Linux yaitu “vsftp”. Dari sekian banyak FTP Server di

linux vsftp ini merupakan pilihan yang cocok digunakan untuk para pemula

karena kemudahan dalam hal konfigurasinya. Namun memang tidak

setangguh proftpd.

Isi

Software vsftp ini dikembangkan oleh Criss Evans dari Mythic Beasts Ltd.

Berada dibawah License GPL vsftp ini sangat cocok sekali digunakan untuk

membangun FTP Server karena berifat Open Source dan kemudahan dalam

hal konfigurasinya. Hingga saat ini vsftp sudah mencapai versi vsftpd-2.0.5

dimana telah banyak dilakukan perbaikan disana-sini sehingga membuat

software ini semakin mantap untuk digunakan.

LEBIH LENGKAPNYA ftp-server-linux


SOFTWARE _ SOFTWARE UNTUK FTP SERVER DAN CLIENT

Banyak fariant software untuk menjalankan ftp.semua soft ware ini memudahkan kita membangun jaringan yang berbasis FTP baik untuk intranet maupun internet

Lihat daftar list berikut software-ftp

ATAU

Dapat Download beberapa software berikut tinggal klik

SERVER FTP
Fast Steam
Cerberus-FTP-Server_program_27887
SaveFTP_program
Core-FTP-Mini-SFTP-Server_program_17824
FileZilla-Server_program_15497

Client FTP
Simple-FTP-Client-V_program_21462
QuantumFTP_program_40767
FileZilla_program_13726
Staff-FTP_program_14436
FileZilla_program_13

Selasa, 16 September 2008

Tugas RSI PSB

  1. LATAR BELAKANG

SMP Negeri 1 Grabag merupakan salah satu SMP Bertaraf Nasional di wilayah Kabupaten Magelang.

Visi dan Misi SMP

Visi

Berprestasi, Berkualitas, dan berbudaya berdasarkan IMTAQ berwawasan IPTEK

Misi

· Meningkatkan dan memberdayakan SDM yang dimliki sehingga mampu aktif, kreatif, inovatif dan produktif serta bertanggung jawab

· Mengembangkan kemandirian dan potensi siswa melalui pelaksanaan KBK

· Menumbuhkan semangat kebersamaan dan menciptakan keunggulan seluruh warga sekolah

· Meningkatkan kemampuan dalam menyongsong pembaharuan

· Menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran yang dianut dan budaya bangsa

Di dalam kebudayaan yang semakin maju, diperlukan suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melakukan pekerjaan rutin, menghitung, menyimpan informasi dalam jumlah besar, mengambil data dengan cepat secara acak ( random ) maupun urut ( sequential ) dan menyelesaikan persoalan rumit serta banyak perhitungan dalam waktu yang cepat. Dalam hal ini komputer merupakan alat yang memainkan peranan yang sangat besar.

Kehadiran komputer di dalam suatu organisasi atau sekolah akan sangat menunjang efisiensi kinerja sehingga akan mendapatkan dampak yang positif didalam suatu aktifitas sekolah. Komputer adalah sarana yang digunakan untuk membantu mencapai hasil kerja yang m,aksimal dan dapat menunjang informasi yang cepat dan akurat.

Mengandalkan pengolahan data yang baik sangat diperlukan oleh sebuah organisasi karena dengan pengolahan data tersebut dapat meningkatkan kinerja, SMP Negeri 1 Grabag Magelang sangat mengandalkan pentingnya pengolahan data yang baik terutama untuk sistem pendaftaran murid baru, karena dapat mempermudah dalam penyampaian jurnal penerimaan siswa baru.

  1. RUMUSAN MASALAH

1. Mengapa kita perlu menerapkan PSB secara komputerisasi ?

2. Bagaimana cara menerapkan PSB agar labih terorganisir?

3. Apakah tujuan pengembangan sistem?

4. Bagaimana prinsip kerja sistem PSB tersebut?

5. Fasilitas apa saja yang terdapat dalam sistem PSB?

6. Siapa sajakah pengguna dalam sistem tersebut?

7. Bagimanakah ruang lingkup sistem?

8. Apa saja kelebihan dan kelemahan yang didapat jika menggunakan PSB?

  1. TUJUAN

Tujuan dibuatnya sistem penerimaan siswa baru ini adalah :

1. Untuk mempermudah seseorang mengetahui sistem yang bekerja dalam PSB.

2. Untuk mempermudah mengetahui aliran data dan meminimalisir kerancuan data.

3. Untuk mengurangi human error.

4. Untuk mempermudah dalam seleksi data.

5. Untuk mempermudah penyimpanan data dari tahun ke tahun dalam sistem komputerisasi.

6. Dapat mengetahui prosentase peningkatan siswa didik SMP tiap tahunnya.

  1. BATASAN MASALAH

Dalam proyek kali ini kami membatasi masalah hanya di dalam ruang lingkup panitia penerimaan siswa baru dan calon siswa baru yang mendaftar di SMP Negeri 1 Grabag Magelang. Jadi di dalam desain interfacenya hanya memuat data bagi administrator yang berada di dalam sistem dan bagi para pengunjung (calon siswa) untuk dapat melihat junal nilai terbaru.

SELENKAPNYA KLIK

rsi231

http://ahonk3net.files.wordpress.com/2008/09/dfd-konteks.jpg

DFD Level 0

DFD LEVEL 1


Kamis, 24 Juli 2008



Flowchart kinerja dns